Berlatih menangkis angin
Desirnya bisa menderu ombak di hati
Yang datang menampar-nampar pantai iman
Menghempas ganas dan pedih sekali,
Tidak terkecuali…
Pada perjalanan hati saya ini,
Segala simfoni rasa datang berlagu,
Silih berganti gema dan rentaknya ,
Kadang tidak terduga saat datang klimaksnya,
lelah dan longlai menongkah badai yg menerpa,
inikah bukti sekam dendam dan marah di dadanya?
saya hanya mampu hamparkan diri
Pada Ilahi…
Biarpun sakit tak terperi
“ Allah, padaMu aku berserah diri”



No comments:
Post a Comment